saat ini kurang lebih empat juta pecandu narkoba di indonesia memerlukan rehabilitasi, kata kepala badan narkotika nasional irjen pol anang iskandar terhadap wartawan pada surabaya, sabtu.
kata dia, persentasi ini lumayan tinggi daripada website rehabilitasi dalam negeri ini dan cuma ada empat, yaitu di lido (jawa barat), baddoka (makassar), samarinda, dan riau.
anang menyatakan sangat membutuhkan objek wisata masih untuk web rehabilitasi juga menyebabkan provinsi-provinsi mempunyai web khusus rehabilitasi narkoba.
semoga ke depan mau segera memenuhi harapan, tutur mantan kapolwiltabes surabaya ini.
Baca Juga: wisata pulau tidung - prediksi sbmptn - grosir tabita skin care
anang mengungkapkan, pecandu obat terlarang bidang psikotropika tersebut umumnya besar berhenti. demikian pentingnya dilakukan rehabilitasi. pas undang-undang mereka meninggalkan kesempatan untuk menjalani rehabilitasi, tutur dia.
ia mengajarkan, saat masih di proses rehabilitasi, para korban kecanduan narkoba ingin dilindungi, tidak mahal dua kali kesempatan tidak bisa ditangkap dan dipidana.
meminimalisasi persentasi kecanduan, para pecandu narkoba mesti langsung menggarap rehabilitasi pada properti sakit ataupun puskesmas milik pemerintah yang ditunjuk, ujarnya.
anang menegaskan proses rehabilitasi pecandu narkoba tidak dikenakan biaya sepeser pun.